Tampilkan postingan dengan label personal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label personal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 September 2021

My Pregnancy Journey - Cerita Hamil dan Melahirkan Kedua

 

Hello, apa kabar? Semoga semuanya baik-baik aja ya.

Cerita kehamilan dan melahirkan kali ini agak sedikit menantang ya, karena aku hamil dan melahirkan saat negeri ini sedang dilanda pandemic covid-19. It’s okay, syukuri dan jalani aja apa yang sudah digariskan.

Kala itu pertengahan bulan Oktober 2020, pertama kalinya aku tahu bahwa aku hamil, which is saat itu kandungan sudah berusia kurang lebih 8 minggu. Keluhan masih sama seperti kehamilan yang pertama, tidak tahan dengan bau sabun mandi yang wangi, walhasil diriku jadi jarang mandi, hehe. Berbeda dengan kehamilan pertama yang so excited, curious dan agak pecicilan, di kehamilan kedua ini terbilang cukup manja ya, karena apa-apa dikit selalu sambat. Plus malas gerak, mau ambil minum aja aku ngesot, alias mager sekali untuk jalan. Eh, tapi bisa juga ini gegara pandemic yang mengharuskan aku untuk #DiRumahAja, hoho (nyari kambing hitam).

06 Mei 2021

Saat usia kandungan saya 34 minggu, qadarullah suami mengalami kecelakaan yang mengakibatkan pergelangan tangan kirinya cidera. Hari itu juga kami langsung meluncur ke Jepara untuk menjalani pengobatan dan terapi di rumah Ibu Mertua. Kurang lebih tiga minggu kami di sana, Alhamdulillah kondisi suami semakin membaik tapi belum bisa pasang galon, ehehe.

31 Mei 2021

Belum juga suami sembuh total, eh malah diriku positif covid dong, duarr! Ambyar nggak tuh. Pikiran udah melayang kemana-mana. Takut begini begitu, kalau nanti begini gimana dan blablabla. Alhamdulillah, thanks to pak suami yang sudah sabar meyakinkanku, menenangkanku dan merawatku selama 10 hari sampai aku sembuh.

Oke, lanjut.

11 Juni 2021

Setelah sembuh (hasil swab negative), sudah cek lab dan cek kehamilan rutin di puskesmas dan dokter, nggak pake lama aku langsung mudik ke Pekalongan (rumah ibu dan bapak). Rencana memang ingin melahirkan di puskesmas sini saja (kayak lahiran yang pertama), karena dekat sama Ibu J

Seminggu sebelum HPL, barulah aku mulai bergerak. Jalan kaki dan naik turun tangga aja. Yoga dan gerakan-gerakan khusus lainnya memang nggak ku lakukan karena ya itu, malas. Yoga mat dan gymball jadi menganggur ya, bund. Astaghfirullah. Jangan ditiru ya, yeorobund. Dua hari sekali aku jalan kaki keliling stadion (lapangan bola) 3-4 kali putaran atau sekuatnya aja. Selebihnya diriku adalah kaum rebahan.

18 Juni 2021

Jam 9 malam aku merasakan ada rasa cekit-cekit geli di bagian perut. Oke, udah mulai nih. Masih dibawa santai ngobrol ngakak-ngakak sama adik-adik dan anak wedok. Sakitnya makin intens sampai ku tak bisa tidur, omg. Malah scrolling instagram sama twitter dong, dasar!

19 Juni 2021

Hari Perkiraan Lahir.

“Okay dedek, jadi mau lahir hari ini ya? Yuk gasskeun, kita hadapi kontraksi dan lahiran ini dengan kalem ya dek, nyaman dan lembut… lahir dengan sehat, selamat, lengkap, sempurna ya dek… Bismillah…”

Begitulah kira-kira salah satu percakapanku dengan si jabang bayi. Mengharap kontraksinya nggak bar-bar dan lahiran dengan smooth. Aku masih menikmati kontraksi di rumah. Masih bisa scroll and chat sampai siang. Setiap kontraksi datang, ku bawa jalan. Pelan aja dan semampunya, sekuatnya. Katanya ini bisa bikin nambah bukaan dengan lebih cepat (beneran loh).

Pukul 14.30 sore, aku udah mulai nggak nyaman dan kesakitan saat kontraksi datang, udah nggak bisa mainan hape lagi. Artinya aku harus bergegas ke puskesmas. Aku langsung aja meluncur ke puskesmas yang jaraknya 5 menit dari rumah (ditemenin suami). Sampai puskesmas, rasanya udah makin nggak karuan ya (saat kontraksi). Aku diswab dulu sama Bu Bidan, baru lanjut cek VT. Ternyata baru bukaan 6, tapi kok udah sakit banget ya kayak udah mau brojol. Rasanya sakit banget sampai pengen poop, YaAllah.

Bu Bidan sudah mengharuskan tidur miring kiri biar bukaan makin cepat, oke saya nurut (kalau masih kuat jalan, jalan aja). Karena aku terlihat agak lemes (nggak kuat nahan sakit, bund), aku disuruh makan dan minum juga untuk mengisi tenaga, oke siap Bu Bid. Walau Bu Bid agak galak (dan perhatian), tapi ku tetap sayang karena Bu Bid yang akan merawatku dan membantu proses lahiranku. Hhehe.

Nah, setiap aku merasa kesakitan dan nggak nyaman karena kontraksi, suami selalu mengingatkan untuk fokus sama pernafasan saja, bukan pada rasa sakitnya.

Tapi sakit. Piye ya.

Oke.  Aku harus berdamai dan ikhlas dulu untuk menjalani ini semua, termasuk saat merasakan rasa sakit dan tidak nyaman. Jadilah kontraksi demi kontraksi aku lewati dengan penuh keringat dan fokus sama pernafasan aja. Kalau aku, suami harus tetap stay di sisi ya bund (kecuali kalau mau sholat, bolehlah mlipir bentar).

Long story short, aku udah mulai nggak bisa nahan HIV alias hasrat ingin voop. Asli. Aku panggil Bu Bidan buat cek VT, karena feelingku udah lengkap nih kayaknya. Beneran dong, bukaan udah lengkap. Akhirnya ketubanku dipecah sama Bu Bid, lalu beliau menjelaskan cara-cara mengejan saat mau brojolin bayi.

Aku udah di posisi siap brojolin bayi, tinggal nunggu gelombang cintanya aja. Pas udah datang, langsung aja aku ngeden nggak pake babibu, eh lha dhalah dedek bayi langsung meluncur aja nggak pake assalamu’alaikum sampe Bu Bid agak kewalahan nangkepinnya. Walhasil, perineum sobek panjang dan aku dapet beberapa jahitan nikmat.

"Mbak, kamu tadi kelihatan lemes tapi kok ngeden e kuat juga ya!!!" alias agak nyindir ya Bu Bid, kenapa ngeden nggak pelan pelan aja. Wkwkwk.

Alhamdulillah masih dipanggil 'mbak'. WKWKWKWK.

Alhamdulillah dedek bayi perempuan lahir dengan sehat, selamat dan lengkap pukul 17.00 WIB.

Alhamdulillah wa syukurillah. Semua atas kuasa dan ijin Allah SWT.

And you know what? Jam 21.00 aku poop dong, bener-bener ye! Can’t you imagine, jam 5 sore lahiran, ba’da maghrib selesai dijahit, dan jam 9 malem poop. Lancar dan nggak sakit. Jahitan juga masih oke. Bener-bener ya, manusia tuh nggak ada apa-apanya tanpa kekuasaan Allah SWT.

Menurutku, selain berdaya diri, ikhlas dan berani hadapi adalah kunci. Sakit dan takut itu harus dihadapi. Memang nggak gampang, namanya juga sedang berjuang. Tiap-tiap orang berbeda saat mentolerir rasa sakit. Apalagi saat harus melahirkan, kita justru harus ikhlas dan berdamai dengan rasa takut, sakit, dan tidak nyaman. Agar saat semua itu terjadi, kita masih tetap semangat dan sanggup meski harus menangis saat menghadapinya.

Jadi ya, apapun yang (akan) terjadi dalam hidup kita, kita harus ikhlas dulu baru kita bisa menjalaninya.

Jiaakkhhh.

Semoga sehat selalu.

Thank you for reading. See you on my next post.

Bye.

Xoxo,

Lulu.

Selasa, 03 Agustus 2021

USG 4D MURAH DI SEMARANG (EXTENDED) / USG 4D SAAT PANDEMI COVID-19

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Hello everyone, piye kabare? Semoga selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan ya. 

Nggak terasa hampir dua tahun sudah negeri ini dilanda pandemi covid-19. Sudah tak terhitung lagi berapa banyak perjuangan dan pengorbanan yang sudah kita lalui, tapi yang jelas "SELAMAT" ya karena sudah bertahan sejauh ini, YOU DID A GREAT JOB!

Anyways, setelah lahiran anak kedua bulan lalu (ceritanya klik di sini), jadi kepikiran untuk update lebih detail lagi tentang USG 4D DI SEMARANG di postingan sebelumnya (klik di sini).  Masih sama dan belum berubah, untuk USG anak kedua ini saya masih setia dengan dr. Erika Dian (@erikadp_dr), dokter cantik nan baik hati yang selalu bikin saya nyaman dan hati tenang.

Pemeriksaan USG saat hamil menurut saya penting, ya. Banyak manfaat yang didapat dengan kita cek kehamilan dengan USG (USG 2D, 3D maupun 4D), misalnya mengetahui usia kehamilan, perkembangan janin, melihat kondisi kehamilan termasuk kelainan janin.

Saya mulai melakukan pemeriksaan USG saat usia kandungan 8weeks (USG 2D),  kemudian pemeriksaan selanjutnya saat usia kandungan 11 - 15weeks untuk mendeteksi ada atau tidaknya kelainan down syndrome pada janin. Untuk pemeriksaan berikutnya saya mengikuti saran dokter saja atau terserah kita based on our condition..


USG 4D saat uk 32weeks

*bonus foto bersama anak bayik*


TEMPAT PRAKTIK

Alhamdulillah dr. Erika tidak hanya praktik di satu tempat saja, jadi kita tinggal menyesuaikan aja tempat mana yang terdekat dengan lokasi kita. Untuk tempat praktik USG 4D Murah di Semarang dengan dr. Erika Dian adalah sebagai berikut :

1. PRAKTIK MANDIRI

Beralamat di Jalan Kijang II/30 Semarang ( ancer-ancer dari arah Lotte Mart, masuk Jalan Gajah lurus saja. Setelah alfamidi belok kanan masuk Jalan Kijang Utara, lurus sekitar 50 meter, belok kanan masuk Jalan Kijang II.

2. KLINIK PRATAMA SEHAT UTAMA 

Tempat praktik kedua adalah Klinik Pratama Sehat Utama. Klinik ini beralamat di Jalan Medoho Raya no. 21 Sambirejo Semarang.

3. KLINIK PRATAMA NAWANG MEDISTA

Yang ketiga adalah Klinik Pratama Nawang Medista yang beralamat di Jalan Manisharjo Raya 855, Semarang (sekitar 100 meter dari Pasar Kobong ke arah Kaligawe Raya).

So, kita tinggal pilih aja tempat praktik mana yang paling deket dengan lokasi rumah kita, hehe.


INFO PENDAFTARAN

Nah, sekarang akses informasi dan komunikasi pemeriksaan USG dengan dr. Erika Dian makin mudah guys. Semua info jadwal (available atau tidaknya kuota) akan disebarkan via instagram @gracia_usg dan WA story 0857-429-001-40.

Pendaftaran cukup chat via WA 0857-429-001-40, dengan format 

Nama Lengkap#Umur#Nama Suami#Alamat#Hari dan Waktu Periksa (Pagi/Sore)

contoh:

Nagita Slavina#33 tahun#Raffi Ahmad#Jalan Andara Raya, Green Andara Residence#Rabu Sore

Format pendaftaran dikirim dengan catatan kita sudah mengetahui jadwal hari dan waktu periksa yang masih available kuotanya ya. Gimana, makin mudah, lengkap dan mantap kan?!


BIAYA

Sesuai judulnya, biaya pemeriksaan USG dengan dr. Erika Dian tergolong murah, worth the time and the money. Kalau ada keluhan atau pertanyaan, langsung aja dikomunikasikan dengan dr. Erika, inshaAllah beliau orangnya baik, sabar, dan enak diajak curhat *eh.

Untuk pemeriksaan USG 2D biayanya 105K - 125K tergantung usia kehamilan ( < 12weeks atau >= 12weeks), sudah mendapatkan print out hitam putih 1-2 lembar dan hasil tertulis.

Untuk pemeriksaan USG 4D biayanya 200K, sudah mendapatkan print out 2 lembar foto warna dan 3-4 lembar foto hitam putih serta hasil tertulis.

Semua itu sudah termasuk biaya pendaftaran dan konsultasi dokter, ya. Kurang murah apa lagi coba! Oh iya, jangan lupa untuk bumil minum air putih minimal 2.5L sehari hihi, demi kebaikan ibu dan janin, juga demi kelancaran pemeriksaan USG. Jangan lupa untuk membawa buku KIA dan kartu periksa kehamilan saat datang ke klinik ya.

Karena masih dalam situasi pandemic, kita diwajibkan untuk memakai masker dan menjalankan protokol kesehatan saat datang melakukan pemeriksaan. Pengantar cukup satu orang saja, tidak boleh membawa anak kecil dan lansia ya.

Well, stay safe and sane everyone!

Xoxo,

Lulu.








Rabu, 23 Mei 2018

USG 4D MURAH DI SEMARANG



Assalamu’alaikum...

Beberapa bulan lalu banyak temen tanya ke saya, saya periksa USG dimana saat hamil?
Salah satu yang paling saya sukai saat hamil adalah saat pemeriksaan USG. Selain untuk mengetahui perkembangan jabang baby ( JB a.k.a Jeibi ) lebih detail, pemeriksaan USG juga berguna untuk mengetahui kesehatan reproduksi kita, para wanita.

Seperti perempuan hamil kebanyakan, saya selalu excited saat melakukan pemeriksaan USG (ultrasonography). Pemeriksaan USG bisa dilakukan minimal tiga kali selama kehamilan. Banyak sekali manfaat dari pemeriksaan USG ini, tapi kalau untuk saya pribadi sih ya ingin tahu aja apakah bayi di janin saya sehat atau tidak.

Nah, yang sedang marak sekarang adalah USG 4D.  Pemeriksaan USG yang memungkinkan kita melihat wajah Jeibi, kondisi organnya, jumlah jarinya, jenis kelaminnya, pergerakan organ vital seperti jantung dan paru-parunya, termasuk aliran darahnya.

Sebelum melakukan pemeriksaan USG, terlebih dulu saya cari tahu tempat mana saja yang bisa melakukan check USG yang bagus dengan harga yang terrrrjangkauu, hehe. Pertama, saya coba periksa USG 2D terlebih dahulu, setelah janin sudah terlihat dan agak besar, barulah saya check USG 4D. Kebetulan saya tinggal di Semarang, setelah tanya sana-sini, saya menemukan tempat check USG yang lumayan murah.


APOTIK INDRAPRASTA SEMARANG

Saat kehamilan menginjak 12weeks, saya memutuskan untuk check USG di sini (karena biayanya oke). Dokternya laki-laki, Dr. Endy Cahyono, SpOG. Dokter yang ramah dan komunikatif. Sayangnya beliau laki-laki, jadi saya agak malu-malu gitu hihi. Beliau juga ada praktik di RS Kariadi dan RS Panti Wilasa Citarum Semarang. Jadwal praktik Dr. Endy di Apotik Indraprasta setiap hari Selasa dan Kamis start pukul 18.00 – 20.00. Cuma kita harus dateng sebelum jam 18.00 (kalau bisa sih jam 4 sore ya :D) untuk dapet antrian awal.

USG nya 2D dengan biaya 80rb saja. Kita sudah bisa check USG (dapet print hitam 1 lembar) + biaya dokter + check tensi dan berat badan (belum termasuk vitamin/obat). Lumayan kan!

Karena harganya murah dan dokternya baik, jadi tempat ini banyak peminatnya. Antrinya cukup panjang. Kita harus dateng sore minimal pukul 16.00 kalau ingin mendapat nomor antrian awal. Trus habis itu ditinggal jalan-jalan plus makan aja, lalu balik lagi ke apotik pukul 18.00. Jadi bumil nggak bete mengantri dan mood tetap terjaga dengan baik.


KLINIK PRATAMA SEHAT UTAMA

Sudah merasakan check USG 2D, sekarang saya ingin coba dengan USG 4D. Carilah saya tempat check USG 4D yang cucok (dan kalau bisa sih dokternya perempuan). Kebetulan Mas Ulil uri nampyon dapet info tentang USG 4D murah di Semarang, yaitu di Klinik Pratama Sehat Utama yang beralamat di Jalan Medoho Raya No.21, Sambirejo, Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah 50166 (lengkap banget cuy!)

Pemeriksaan USG 4D bersama dr. Erika Dian, beliau dokter praktek di klinik tersebut. Beliau dokter umum tapi punya keahlian dalam per-USG-an, disebut ultrasonografer. Alhamdulillah senang sekali dapet dokter perempuan yang baik, sabar, ramah, terbuka, menjawab tiap pertanyaan dengan detail, dan ngobrolnya tuh udah kayak sama temen sendiri.

Beberapa temen bilang kalau pemeriksaan USG 4D bisa dimulai sejak usia kandungan 24 - 32weeks, saat janin sudah terlihat dan belum terlalu besar. Tapi terakhir saya periksa kesana saat usia kandungan 36weeks dan bisa aja. Alhamdulillah wajah Jeibi juga (masih) terlihat dengan jelas. Sekarang udah lahiran hehe, ceritanya bisa dibaca di sini ya!

Hey, hello Jeibi!

USG pertama, uk 24weeks

USG kedua, uk 31weeks

USG ketiga, uk 36weeks

Biaya USG 4D di Klinik Pratama Sehat Utama cukup murah, hanya IDR 200K ( sudah termasuk biaya dokter, print warna 2 lembar, dan print hitam 4 lembar ). MURAH KAN, GENGS! Karena kalau kita cek di Rumah Sakit, biayanya cukup pricey, kurang lebih 500rb - 1jt.

Ini jadwal USG kliniknya. Langsung ikuti alur pendaftarannya via sms H-1.


Untuk menghemat waktu (mengantri), saya sarankan untuk datang ke klinik lebih awal. Misal kita dapat jadwal pukul 17.00, sebisa mungkin kita datang dan daftar pukul 16.00, jadi sebelum maghrib kita udah bisa pulang ke rumah, nggak pakai antre sampai malam.

Saat periksa, jangan lupa membawa buku catatan kehamilan atau buku KIA a.k.a buku pink, agar memudahkan dr. Erika tentang riwayat kehamilan kita.

Oh iya, saat pemeriksaan USG yang ketiga atau saat mendekati due date, saya dapet kenang-kenangan gelas cantik dari klinik. Gemes deh! Sampe sekarang masih tersimpan rapi belum kepake. Next akan ku update penampakan gelasnya, haha. Sekian!

Well, semoga bermanfaat ya!

Xoxo,
Lulu.


Ps.
Info lebih lengkap tentang USG 4D dengan dr. Erika Dian, bisa langsung klik disini ya, guys :)



Minggu, 17 Desember 2017

First Wedding Anniversary - YAY!

Yesterday was our ONE YEAR ANNIVERSARY.
ALHAMDULILLAH!

A year ago, My Nampyon (re: husband) and I tied the knot. Oh My.. How time flies.

You know the feeling you get on New Year’s Eve? I cannot believe a whole year has gone. So fast! Then you start wondering what you have achieved in the past year? That’s kinda feeling that we felt on our first wedding anniversary. We have been together for almost ten years, but anniversary always got me so excited. A whole year has gone by, I cannot even begin to believe it. Again! Except there is so much things we have done, learned, experienced and achieved.

It always feels as if it were yesterday, yet at the same time it feels like it has been this way forever.
What I love more about relationship is that you just never stop learning about each other. This year year we have gone through some of the toughest times, and we’re so lucky that things only brought us closer together.

Being married to your best friend, I would not have it any other way. When you wake up together, shared the latest important news, be the first to tell him a secret, tell him your deepest darkest fears. He’s the person who will love you forever no-matter how silly you dress, fat or wrinkly you might get (one day), whether you snore in your sleep, forget to wash dishes or fart in the middle of chatting. He’s the single most important person to you, you make each other better, and you always strive to make each other happy.

Oh Dear Mas Ulil My Nampyon...

For better or worse, you are always by my side. You stick by me even at my worse. You held my swollen hand, take care of my weak body when I could not stand up, kiss me when I look like a monster. You love me even I did not love myself, for being sick and useless all the time. There are truly no words to describe my love for you.

I’m looking forward to the years ahead filled with smile, happy memories, good times, and anything will hold for us. Mwah!





Xoxo, 
Lulu



Rabu, 12 Juli 2017

MACARIO – WRAP UP PARTY HS


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

What a happy day ketika sampai rumah lalu sadar bahwa semua kerjaan dan project udah pada kelar. Yeay!

Jadi setelah acara Pengajian Akbar kemaren, dua bulan kemudian kita mengadakan Wrap Up Party a.k.a pembubaran panitia. Seru, tapi juga sedih. Seru gegara kita bisa ngumpul-ngumpul lagi penuh rasa syukur dan terima kasih. Sedihnya karena ya kita bakal jarang ketemu karna project udah kelar. Hiks.

It’s okay. Toh kalau jodoh juga ntar bakal ketemu lagi, ya kan!
Well, acara wrap up party nya rame, hampir semua anggota dateng. Dimulai dengan acara... saling menunggu. Haha, biasa ya bu, orang indo kebanyakan ngaret ih. Terus pas udah ngumpul semua, cuss deh kita order our favorite menu.

Oiya, btw, acara wrap up party kita adain di Macario Cafe & Bistro yang terletak di Jalan Mayor Jendral Sutoyo no.7 Pekunden (daerah Kampung Kali) Semarang. Kita pilih Macario karna selain makanannya enak, tempatnya juga lucu buat foto-foto, hihi (teteup).

Setelah order, kita memulai acara dengan salam lalu sambutan gitu, hehe. Dilanjut dengan ucapan terima kasih karna selama kurang lebih 4 bulan kita udah kerja sama bareng untuk merealisasikan project Pengajian Akbar Milad Hijabers Semarang 2017. Alhamdulillah.

Finally yang ditunggu-tunggu pun tiba.


Taraaa.. Ini dia makanan yang aku pesan "Macario Chicken Grill". Ini adalah chicken breast grilled dengan macario saus barbecue, ditambah topping smoked beef plus mozarella cheese. Rasanya MashaAllah... I couldn't ask for more. Mantap. Perpaduan antara chicken breast, smoked beef and mozarellanya langsung terasa maknyus empuk lumer sekali gigit. Ditambah saus barbecue macario yang ajib, mulut ini terasa seperti syurga. Ahahaha lebay. 

Ini dia penampakannya dari dekat

Temen aku aja sampe acungin jempol haha


Setelah kenyang makan, lanjut ya kita foto-foto buat kenang-kenangan. Huhu. Karna kapan lagi ya kita bisa ngumpul dan makan siang kayak gini. Here are the photos.

Lucu kan ya tempatnya :D







Alhamdulillah...
Selesai sudah acara wrap up party kita. Meskipun agak sedih karna kita bakal jarang ketemu, tapi tetep aku berterima kasih banget sama cewek-cewek rempong yang ada di foto atas ini, karna tanpa bantuan mereka project Pengajian Akbar nggak akan terlaksana dengan baik dan lancar hehe.

Especially thank you Allah SWT yang telah mengijinkan kami untuk melalui semuanya dengan baik.

See you on another project, cinta!

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Xoxo,
Lulu.




Senin, 19 Juni 2017

Pengajian Akbar - 6th Milad Hijabers Semarang


Alhamdulillah, it's a wrap!
Done with all the meetings, vendors dealing and stuffs. Now, we can take a rest, ladies!

Alhamdulillah, terlaksana sudah Pengajian Akbar "Yuk! Jadi Muslimah Cantik Luar Dalam" dalam rangka Milad Hijabers Semarang yang ke 6 bersama Ukhti Nabilah Zainuri.

Nabilah Zainuri adalah Juara II Sunsilk Hijab Hunt 2016 dengan talent berdakwah. That's why di event Milad kali ini kita mengundang Nabila untuk berdakwah menyebarkan inspirasi positif tentang islam dan bagaimana untuk lebih mendekatkan diri pada Allah juga menjadi muslimah yang jauh lebih baik (di era kerasnya dunia saat ini, ceilah!)

Acara berlangsung di Masjid Kampus UNDIP Semarang mulai pukul 08.00 sampai dhuhur. Alhamdulillah berbagai sponsor dan vendor dapat bekerja sama dengan baik.

Nabila lagi tausiyah, ukhti...

Nggak ada lelah dan letih yang terasa karna terbayar dengan antusias jamaah yang luar biasa. Syukron ukhti :D


akhirnya foto bareng Nabila

panitia yang luar biasa 

Our Attire by @kamiidea @kamiideajogja
Our veil by @inforiamiranda 
THANK YOU SO MUCH

paper flower by @blissproject
THANK YOU SO MUCH

on duty :D

cute cupcakes by @senirasa
THANKYOU SO MUCH


narsis hehe

Alhamdulillah... terima kasih untuk vendors dan sponsors yang telah membantu, (maaf nggak bisa menyebutkan satu-satu hehe). Semoga semua kebaikan dibalas Allah SWT berlipat ganda. Aamiin.

Xoxo,
Lulu.


Selasa, 24 Mei 2016

Relationship


When our best friend's relationship did not work well, we will be like :( :( :(

The absence of direct communication is probably the main reason why long distance relationship rarely works. I believe that presence matters, a lot. Distance is not about time and space, because two people live together could have the longest distance. In the end, your heart beats the presence.

And you know, having a long-term relationship sounds good, but this long-term relationship needs kind of solution in which you do repairing when some parts of it do not work well, instead of changing to new ones.

Whether something or someone, it has the same pattern; we repair the broken part, not change a whole thing to a new one.

Good luck!
Have a long last relationship, everyone!


Senin, 16 Mei 2016

#88lovelifeSOIREE in Jogja


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Remember the last blog post I posted? Yup, that is about #88lovelife vol. 2, and I was listed as one of the winners of #88lofelifeblogcompetition and I got a chance to meet Diana Rikasari and Dinda Puspitasari on #88lovelifeSOIREE at Lokal Resto Jogjakarta. OMG, it was like a dream for me. Meeting up with Diana Rikasari is one of my wishlist in 2016, and I got a jackpot cause I met Dinda Puspitasari too. Yeay!

Alhamdulillahirabbil'alamin, finally on Sunday 15 May 2016, achievement unlocked! I met Kak Di and Kak Dins. It was also my first time coming to Jogjakarta alone. Kak Diana Rikasari is an author of #88lovelife book, and Kak Dinda Puspitasari does the illustration. I personally like those two because they are super cute, creative, independent, and happy with their own personal style. Most importnatly, they can inspire other girls, especially me. 

photo by Diana Rikasari
Allahumma bariklana fima rozaktana wa qina 'azabannar

Kak Di and Kak Dins sharing session
photp by leamaulida
Shoes-selfie with Kak Diana and Kak Dinda
I got my book signed. Thx double D.

#88lovelifeSOIREE fellas. See you next timey, sweeties!

Thank you #88lovelife and Emina Cosmetics.
Thank you Kak Di and Kak Dins, hope to see you again someday.
Thank you so much Jogja for making my weekend well-spent. I was suppa happy and would be back really soon.


Selasa, 23 Desember 2014

Selamat Hari Ibu, Ibu!


I was thinking that this song is truly true...

Kasih ibu, kepada beta... Tak terhingga sepanjang masa... Hanya memberi, tak harap kembali... Bagai sang surya menyinari dunia...

Ibu.
The woman who loves you more than herself.
The woman who is always there when you need her
The woman who will always forgive you when you make mistakes
The woman who never leaves you no matter how hard the situations gets.




Howard Johnson told me about Mother's Acrostic Poem. Let's see.

"M" is for the million things she gave me,
"O" means only that she's growing old,
"T" is for the tears she shed to save me, 
"H" is for her heart of purest gold,
"E" is for her eyes, with love-light shining,
"R" is means right, and right she'll always be.

Put them all together, they spell "MOTHER", a world that means the world to me.

Ibu.
The one who runs to help you when you fall, and would have some pretty stories to tell.


To any children, their mother is equally perfect. To me, my mother is my heaven on earth.
To the world, you are a mother. To me, you are the world.
All that I am to be, I owe to my mother. No words can describe how much I love you, my one-stop-request of everything until now, my beautiful ibu Meineni Podang Musonief. Selamat Hari Ibu <3

Rabu, 24 September 2014

Happy Birthday, Bapak!


Selamat ulang tahun, laki-laki pertama yang memberiku limpahan kasih sayang...

Selamat ulang tahun, laki-laki pertama yang memarahiku saat aku nakal...

Selamat ulang tahun, laki-laki pertama yang selalu memberiku semangat bahwa mendapatkan nilai jelek dipelajaran matematika bukanlah hal yang sangat buruk...

Selamat ulang tahun, laki-laki pertama yang selalu mengingat hari kelahiranku...

Selamat ulang tahun, laki-laki pertama yang mengejekku bahwa aku kurang cekatan dan teledor... :p

Selamat ulang tahun, laki-laki pertama yang selalu mengingatkanku untuk tidak mengotak-atik jerawat yang ada di pipi...

Selamat ulang tahun, laki-laki pertama yang membelikanku sepatu biru...

Selamat ulang tahun, laki-laki yang selalu mencintai Ibuku...

!! HAPPY BIRTHDAY !!

Happy birthday, Bapak!
Happy birthday, Lelaki Pertamaku!

Ada kebanggaan luar biasa besar karena memiliki sosok panutan sekaligus kesayangan. Ada do'a yang tak pernah putus, sekali pun oleh jarak yang jauh. Ada kecintaan paling utama, untuk Bapak yang terhebat di dunia.

Bagaimana caranya membalas ketulusan?

Untuk setiap detik perhatian dan barisan kalimat bijaksana yang selalu ku dapatkan.

Ketika canda halus dan kemarahan kecil selalu menjadi kenangan yang tak pernah dilupakan orang-orang, aku mengerti bahwa keikhlasan adalah segalanya. Aku mengerti arti ketulusan yang tak terbalaskan.

Selamat ulang tahun, Bapak kesayangan kami semua.

Limpahan do'a yang berawal "Semoga" Insya Allah selalu dipanjatkan oleh keluarga kecil kita, dan dari siapa pun di luar sana, sebagai bentuk balasan ketulusan.
Keimanan, kebaikan, kesehatan, keselamatan, kelengkapan harapan dan kebahagiaan semoga selalu menjaga jalan kehidupanmu, selamanya...
Tentang kasih sayang yang terkadang tak perlu ditunjukan dengan segara, tapi selalu kami rasakan. Kami tahu, kasihmu tak akan menua bersama senja.

Semoga kebahagiaan ini selalu ada, selamanya :')






Sabtu, 23 Agustus 2014

SELAMAT, MAAF, dan TERIMA KASIH

“Aku pernah menyukaimu secara sederhana, layaknya embun pagi yang merelakan butirannya hilang disapa matahari. Seperti aku yang tersenyum saat pertama namaku terasa hangat kau sebut.
Aku pernah menginginkanmu secara sederhana, layaknya buliran keringat ayah demi mewujudkan mimpi sepatu anak perempuannya. Seperti tanganku yang terangkat, jauh sebelum tangan kita menjabat; berdoa untuk sosok seperti kamu.”
“Hari yang aku takutkan adalah hari dimana kamu tak menginginkanku lagi
Hari yang aku takutkan adalah hari dimana kamu tak memedulikanku lagi
Hari yang aku takutkan adalah hari dimana kamu tidak takut kehilanganku lagi”

Hari ini, Sabtu 23 Agustus 2014 menjadi peristiwa besar bagi seseorang berinisial ‘A’ ( ciee.. inisial! ). Laki-laki bongsor itu akan memulai kehidupan baru dan berstatus sebagai ‘suami’.

SELAMAT! Selamat! Selamat! Selamat, man!

Tentang semua yang terjadi padamu, sungguh aku ikut bahagia. Tentang berita pertunangan, pun tatkala undangan pernikahanmu sampai di depan rumahku, bahagiaku benar-benar tak bisa ku bendung. Hehehehe. Mempersiapkan segalanya dengan sempurna harus aku lakukan, karena tampil sempurna di pesta pernikahanmu adalah tujuan.

But, hey, aku lupa, bahwa sejatinya sempurna hanya milik Yang Kuasa. Dia yang dengan sekejap mata bisa membuyarkan rencana menjadi semacam aral. Jadi seperti ini, H-7 pernikahanmu aku masih bahagia akan menyambutnya. H-4 pernikahanmu, aku memikirkan baju apa yang akan kukenakan dan kado apa yang harus kuberikan. Tapi, rencana memang hanya rencana. H-2 yang seharusnya aku hunting baju dan kado, H-2 yang seharusnya partner kondanganku bisa datang dan nemenin, semuanya gagal, nggak bisa. Rupanya rencana dan hatiku tak bisa berkompromi lagi. Dia seperti meronta, merintih, dan menangis ketika melihat sepucuk undangan yang bertengger di atas meja belajar. Fiuh, what’s up, girl?

=================/ /==================

Singkat cerita, laki-laki berinisial ‘A’ ini pernah menjadi orang yang amat special di hati saya. Ya Rabbi, it was almost 8 years he had been my first love. Dan rasanya saat itu aku nggak punya kuasa buat ngasih tau semua yang aku rasain. Jadi, kita berdua maen-maen bareng, di sekolah dan di rumah ketemu. Tiap sore sengaja jalan-jalan naik sepeda atau motor dan dengan sengaja lewat depan rumah dia, and he did it, too. Aku pikir, tanpa aku jujur tentang semuanya, dia udah tau. Jaman-jaman kuliah pun, kita masih maen bareng, sms’an sampe tangan keriting. Karena kita merantau di kota yang sama, jadi kadang dia maen ke rumah, jemput, trus jalan ntah kemana. Without telling him my feeling, I knew he knew. I didn’t even care bout his feeling.

Sebelumnya aku tahu bahwa semua ini akan terjadi. Bahwa aku akan diabaikan, bahwa aku akan ditinggalkan dan terlupakan. Jadi tanpa mengucap cinta atau pun janji, dia pergi ntah kemana dan kenapa. Untuk selalu positive thinking adalah sesuatu yang selalu aku upayakan. Dan yes pikirku dia mau konsentrasi sama sekolah biar cepet lulus lalu kerja. Tapi kabar dia udah punya pacar adalah kabar yang pertama kali aku dengar. Sakitnya tuh... #hmm

Hari demi hari, tahun demi tahun, akhirnya kita udah nggak berhubungan lagi. Sama sekali. Dia bahagia sama pacarnya, aku pun merangkai hari-hari penuh dengan keceriaan bersama pasanganku. Tapi melupakan tidak semudah seperti mengatakannya. Suatu ketika aku bertemu, berpapasan atau melihat sekilas si laki-laki berinisial ‘A’ ini, kadang-kadang jantungku masih aja dag-dig-dug nggak karuan. Entah. Padahal, aku sangat yakin seratus persen bahwa aku sudah tidak menyisihkan sedikit pun rasa sayangku buat dia. Sungguh.

Iya, terus ini kenapa?

Jantungku masih saja berdetak kencang saat sosoknya ada di sekitarku...


=================/ /==================


Aku berkata pada diriku sendiri bahwa kelak di resepsi pernikahannya aku harus menggandeng pacar sebagai partner kondangan. Biar nanti saat resepsi aku ada pegangan. Biar mataku nggak berkaca-kaca. Setidaknya, biar aku nggak melakukan hal-hal yang nggak diinginkan di tempat resepsi. Mecahin piring atau gelas, misalnya. Partner kondanganku adalah penguatku. Iya. Iyain aja.

Sebenernya aku bisa aja dateng sama Olis, salaman sama pengantin, ngasih selamat, makan-makan, dll. Ya Allah, tapi aku nggak bisa bayangin gimana ekspresi wajahku nanti. Gimana nanti Olis Celvi bakal ngejekin aku dari pulang resepsi sampai rumah, sampai besok besoknya lagi. Iya kalau misal aku bisa tegar, kalau nanti aku nangis di tempat resepsi gimana. Kalau air mataku jatuh sendiri gimana. Aku bayanginnya aja udah nggak kuat. Ya Allah semoga semua itu tidak terjadi, aamiin. L

Dan H-3 si pacar dengan entengnya dan tanpa rasa bersalah membatalkan rencana yang sudah aku minta dia untuk mengusahakan dari sebulan lalu. Rasanya campur aduk. Mataku berkaca-kaca lagi. Aku nggak tau... L

H-2 rencana dan hatiku jadi berantakan. Aku nggak bisa mikir lagi tentang baju ataupun kado. Aku mikirin siapa yang bisa jadi partner di resepsinya dia. H-1 resepsi bikin hati dan pikiran nggak karuan. Malam kemarin nggak bisa tidur, malam ini pun juga. Finally, aku menemukan beb Yuda, yang mau jadi partnerku di resepsi nanti. Alhamdulillah. J


                                 =================/ /==================


SELAMAT ya ndud, si laki-laki berinisial ‘A’! Akhirnya kamu menemukan paket lengkap dari Tuhan, untuk tumbuh, menua bersama... dan saling melengkapi selamanya. Sakinah mawaddah warahmah. Barakallah, aamiin.

MAAF ya beb Yud, kali ini bakal ngerepotin kamu. Oh okay, udah sering banget kita ngerepotin. But you will always be there #eeaaa. Aku nggak tau apa yang bakal terjadi di resepsi nanti. Segala kemungkinan baik dan buruk udah aku pikirkan (lebay). Aku mohon saat resepsi nanti, kakimu nggak pernah sedikitpun jauh dari bayanganku, beb. Nggak peduli apa kata orang, kamu harus tetep ada di sampingku saat resepsi. I think this is what people called ‘kerempongan dan keribetan perempuan’, sampai terkadang hal-hal yang belum tentu terjadi pun mereka khawatirkan. Maaf beb, untuk aku yang selalu lebay.J

TERIMA KASIH laki-laki berinisial ‘A’ karena sudah hadir dalam hidupku. Yang membuatku belajar bahwa semua yang terjadi tak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan. Bahwa mencintai seseorang bukan berarti juga harus memilikinya, dan aku akan selalu belajar untuk ikhlas dan mengikhlaskan.

TERIMA KASIH beb Yud, karena telah bersedia menjadi partner kondanganku untuk dua kali resepsi ini. Partnerku penguatku, uyeeee! Terima kasih karena selalu menolong dan selalu ada, beb.J
LET’S ROCK THE PARTY! \m/

Bismillahirrahmanirrahiim!





Minggu, 04 Agustus 2013

Crush On Him


“Just because it didn’t last forever, doesn’t mean it wasn’t worth it!”
This is the story about a girl who had crush on a guy.
They stayed in Alfalfa, Pare, Kediri, East Java.
She saw him for the first time in the Public Speaking Class two weeks ago. It was raining, and the weather was so gloomy. Her days had been blue. When she first noticed his existence among those people, she thought, “Who is that??”
…and that how she began to spend her days with all of hope seeing him in her afternoon class.
She always met him in afternoon class. It was kinda fun class when she could enjoy the class and watch him at the same time. That is why afternoon class became her favorite one, beside big class and public speaking class.
She got her first conversation class on Saturday. She wished she could get him as her partner to talk in every conversation class, but… it was just a hope…
There’s one thing about him that has attracted her the most. His hair. His nice thin, and straight black hair. She would imagine running her fingers through his clean-cut hair, burry her fingers deep and gently pull the hair.
They talked once, just at introduction class. He’s an ice block. Because she’s too shy, she never has ability to break the ice.
Then, on sunny Thursday morning, she heard that he would come back home. She did anything to get his phone number and asked him to meet up. And finally….
Thursday, 17.50, at the food stall.
She said, “I wanna say something to you…”
He turned to her and said, “What do you wanna talk?”
She started to talk, “So listen, this your last day in Pare and after this you will come back home. You will not be here anymore. Before you leave, I just want to tell you something. You don’t’t have to say or do anything, or even react. Just listen. Okay?”
“Okay”
She took a deep breath and said, “I have been really attracted to you…”
She looked relax, but she actually couldn’t even look at his eyes.
She said, “I think… you have nice hair. Nice thin and straight black hair..”
He looked at her very surprised and said, “Oo really? How come?”
“Yeah because from the first time I saw you in Public Speaking Class two weeks ago. You looked so different, and I really liked your hair.”
He smiled. For about two seconds, they looked at each other in silence. Both of them seemed pretty surprised.
She breathed out. “There. I said it!”
“Anyway, when will you come back home?”, he asked.
“It will be on 31st July then I’ll go back…”
“Hmm…”
“Thank you for listening.” She smiled at him. She felt fine.
He said, “Emm no. I thank you… Emm well, I gotta go now. Someone will take me to the station.”
“Ooh ya.. Sure. Pretty much thank you. Nice to meet you,”
“My pleasure. Enjoy your break fasting anyway. Nice too meet you too…”
She walked very fast into the food stall, didn’t even dare to look back. She smiled and said to herself, “This is the proudest thing of my life.”
She had a crush on this guy.
She told him about it.
She doesn’t expect anything from him.
She doesn’t even care.
But that was just relieving.
She doesn’t have anything to lose.
But she just really enjoys herself being honest.